Pencarian berdasarkan :
Pencarian terakhir:
Text
Karakterisasi Sediaan Cair Farmasi
Buku ini terdiri dari beberapa bab. Bab pertama membahas tentang fenomena permukaan & antarmuka, bab dua tentang sistem disperse, bab tiga tentang asas reologi, dan terakhir bab empat tentang kinetika.. Batas di antara dua fase yang berada bersama dinamakan antarmuka (interface). Antarmuka dapat berada dalam beberapa jenis, tergantung pada dua fase berdekatan yang dapat berwujud padat, cair atau gas. Berbagai kombinasi antarmuka tersebut untuk lebih mudahnya dibagi atas dua kelompok, yaitu antarmuka cair dan antarmuka padat. Penyebutan permukaan biasanya digunakan pada antarmuka gas/padat maupun gas/cair. Harus diingat bahwa setiap permukaan adalah antarmuka. Fenomena antarmuka di dalam bidang farmasi dan kedokteran merupakan faktor yang sangat penting yaitu antara lain mempengaruhi penyerapan obat pada bahan pembantu padat dalam obat jadi, penetrasi molekul melalui membran biologik, pembentukan dan kestabilan emulsi, dan dispersi partikel tak larut dalam media cair untuk membentuk sediaan suspensi. Dalam wujud cair, gaya kohesif antara molekul yang berdampingan terbina dengan baik. Molekul-molekul di dalam curah cairan dikelilingi di seluruh penjurunya oleh molekul lain yang mempunyai gaya tarik yang seimbang. Akan tetapi, molekul-molekul pada permukaan (antarmuka zat cair/udara) hanya dapat membina gaya tarik kohesif dengan molekul air yang terletak di bawah dan disampingnya.
Tidak tersedia versi lain