Pencarian berdasarkan :
Pencarian terakhir:
Text
HABIB ITU PERAN Hanya KETURUNAN : Perjalanan Hidup dan Pemikiran Husein Abubakar Alhabsyi Pahlawan Konstituante yang Terlupakan Dari Perjuangan Politik Menuju Pembinaan Umat
Buku ini ingin menggambarkan sosok ulama yang berpijak pada falsafah Islam yang berdiri di atas aksi, bukan berdiri di atas gelar, nasab, keturunan dan keunggulan-keunggulan warisan lainnya. Bagi sosok yang dibicarakan dalam buku ini, Islam adalah agama ilmu dan amal. Ilmu merupakan petunjuk Ilahi sementara amal ialah usaha manusia untuk berjalan di muka bumi ini menggunakan ilmu dari petunjuk tersebut. Betapapun indah dan mulianya suatu gelar, sebagaimana judul buku ini, ia tidak akan berarti tanpa diisi dengan peran dan kiprah yang nyata. Tokoh utama buku ini, dengan demikian, hendak menghadirkan Islam sebagai paradigma aksi, bukan sebagaimana yang hendak digambarkan sebagian pakar Islam sebagai tradisi diskursif (adu wacana dan perdebatan) semata-mata. Perjalanan hidup Ustaz Husein—demikian biasa disapa—yang penuh gairah dan idealisme telah mempertemukannya dengan sejumlah tokoh nasional dan internasional. Kehadirannya di Konstituente mewakili Masyumi kerap membawanya berinteraksi dengan para tokoh pendiri bangsa. Hubungannya dengan tokoh-tokoh Islam di Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Anak Benua India membuka wawasan global baginya. Ia bersahabat dengan ulama Mekkah, Sayid Muhammad Alwi Al-Maliki, dan juga berkorespondensi dengan tokoh-tokoh Islam mancanegara seperti petinju legendaris Muhammad Ali, Abul Hasan Al-Nadwi, Yusuf Al-Qardhawi, dan belakangan dengan Imam Khomeini.
Tidak tersedia versi lain